Rancangan Pelaksanaan
Pembelajaran
Satuan Pendidikan : SMP
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Kelas : VII
Materi Pokok :
Teks Tanggapan Deskriptif
Tema : Pengenalan Budaya Indonesia (Teks Deskriptif)
Subtema : Pantun
Alokasi Waktu :
2X45 Menit
A.
Kompetensi
Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi
secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan
rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata
4.
Mencoba, mengolah, dan menyaji
dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan
membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan
mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama
dalam sudut pandang/teori
B.
Kompetensi
Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
No
|
Kompetensi
Dasar
|
Indikator
|
1.
|
1.2
Menghargai dan mensyukuri
keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan yang Maha Esa sebagai
sarana memahami informasi lisan dan tulis.
|
1.2.1 Meyakini keberadaan bahasa
Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
1.2.2 Menekankan berbahasa Indonesia sebagai sarana dalam memahami informasi
dalam bentuk lisan dan bentuk tulis.
|
2.
|
2.2
Memiliki perilaku percaya diri dan tanggung
jawab dalam membuat tanggapan pribadi atas karya budaya masyarakat Indonesia
yang penuh makna
|
2.2.1 Memiliki perilaku percaya
diri selama proses pembelajaran untuk mengungkapkan isi cerita pendek.
2.2.2 Menunjukkan sikap
bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas yang berkaitan dengan cerita
pendek.
|
3.
|
3.1 Mengklasifikasi teks
hasil observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita
pendek baik melalui lisan maupun tulisan.
|
3.1.1 Mengidentifikasi susunan teks
deskriptif berdasar susunan (identifikasi, definisi, deskripsi
bagian) teks tanggapan deskriptif.
3.1.2 Menentukan susunan teks deskriptif
berdasar susunan teks tanggapan deskriptif.
|
4.1 Menyusun teks
hasil observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita
pendek baik secara lisan maupun tulisan.
|
4.1.1 Mengurutkan teks deskriptif acak
berdasar susunan teks tanggapan deskriptif.
4.1.2 Menulis teks deskriptif sesuai
susunan teks tanggapan deskriptif.
|
C.
Tujuan
Pembelajaran
1. Siswa menggunakan Bahasa
Indonesia untuk memahami informasi secara lisan dan tulis sebagai
bentuk dari rasa menghargai dan mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia
sebagai sarana memahami informasi lisan dan tulis.
2. Siswa menunjukkan perilaku jujur
dalam menanggapi hal-hal atau kejadian (tema tentang pantun).
3. Siswa dengan sikap responsif dan
kreatif mengenali teks tanggapan deskriptif dan praktik menulisnya.
4. Siswa menunjukkan perilaku tanggung
jawab dalam membaca teks deskriptif.
5. Diberikan model dua teks, siswa
dapat membedakan teks deskriptif dan bukan teks deskriptif.
6. Siswa mengidentifikasi teks
deskriptif, berdasarkan susunan teks tanggapan deskriptif.
7. Dengan sikap jujur dan tanggung
jawab, siswa menentukan susunan teks tanggapan deskriptif.
8. Dengak sikap responsif dan kreatif
siswa menulis teks deskriptif.
D. Materi Pembelajaran
1.
Susunan teks tanggapan deskriptif
Tabel susunan teks tanggapan
deskriptif
Bagian Teks Tanggapan Deskriptif
|
Kalimat
|
Identifikasi
|
|
Definisi
|
|
Deskripsi
Bagian
|
2. Teks deskriptif berjudul Pantun
Indonesia
E. Metode Pembelajaran
Permainan
F. Media Pembelajaran
1. Teks tanggapan deskriptif
diketik dikertas A4.
2. Teks non-deskriptif diketik
dikertas A4.
3. Kertas kosong (kertas ukuran A4
dipotong menjadi dua).
4. Teks deskriptif acak (teks
dipotong-potong dimasukkan ke dalam amplop).
5. Tabel susunan teks hasil observasi.
G.
Sumber
Belajar
Zabadi, Fairul, dkk. Bahasa Indonesia Wahana
Pengetahuan SMP/MTs Kelas VII. 2013. Jakarta: Kemendikbud.
H.
Langkah-Langkah
Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama (80 menit)
a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
|
||
No
|
Langkah-langkah
|
Alokasi Waktu
|
1
|
Siswa
merespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan
dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya
|
2 menit
|
2
|
Siswa
menerima informasi tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan
pembelajaran yang akan dilaksanakan.
|
5 menit
|
3
|
Siswa
menerima informasi kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan langkah
pembelajaran yang akan dilaksanakan
|
3 menit
|
b. Kegiatan inti (60 menit)
|
||
No
|
Langkah-langkah
|
Alokasi Waktu
|
1
|
Siswa mendapat teks deskrptif
berjudul Pantun Indonesia
|
2 menit
|
2
|
Siswa dengan bimbingan guru
mengidentifikasi teks bersama-sama untuk menentukan susunan teks tanggapan
deskriptif
|
10 menit
|
3
|
Siswa
membentuk kelompok, 1 kelompok beranggotakan 5 orang, setiap kelompok
mendapatkan teks deskriptif acak
|
2 menit
|
4
|
Siswa mendiskusikan teks yang
telah diperoleh sebelumnya bersama kelompok
|
5 menit
|
5
|
Dengan sikap jujur, tanggung
jawab, dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar setiap
kelompok melaporkan hasil diskusinya.
|
5 menit
|
6
|
Dengan sikap kreatif dan responsif
kelompok lain memperhatikan dan memberi tanggapan
|
5 menit
|
7
|
Siswa
mengidentifikasi susunan teks acak tersebut berdasar susunan teks tanggapan
deskriptif
|
5 menit
|
8
|
Siswa (masih dalam kelompok)
mendapat teks baru
|
1 menit
|
9
|
Siswa
bersama kelompok melengkapi tanda baca, mengisi konjungsi yang kosong, dan
mengidentifikasi susunan teks yang telah didapat berdasar susunan teks
tanggapan deskriptif
|
15 menit
|
10
|
Setiap
kelompok menyampaikan hasil diskusinya, dengan sikap jujur, kreatif, dan
responsif
|
5 menit
|
11
|
Kelompok
lain menanggapi dengan responsif dan santun.
|
5 menit
|
c. Kegiatan Penutup (10 menit)
|
||
No
|
Langkah-langkah
|
Alokasi Waktu
|
1
|
Dengan sikap tanggung jawab, peduli,
responsif, dan santun siswa
bersama guru menyimpulkan pembelajaran
|
2 menit
|
2
|
Bersama guru, siswa
mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialamiproses pembelajaran
|
3 menit
|
3
|
Dengan sikap peduli, responsif, dan santun siswa mendengarkan umpan
balik dan penguatan dari guru atas pernyataan mereka tentang hambatan
dalam proses pembelajaran
|
3 menit
|
4
|
Siswa
menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran
Penugasan:
siswa mencari data tentang pantun (definisi pantun, ciri-ciri, dan penjelasan
dari definisi)
|
2
menit
|
2. Pertemuan Kedua (80 menit)
a. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
|
||
No
|
Langkah-langkah
|
Alokasi Waktu
|
1
|
Siswa
merespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan
dengankondisi dan pembelajaran sebelumnya
|
2 menit
|
2
|
Siswa menerima informasi
tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang
akan dilaksanakan.
|
5 menit
|
3
|
Siswa menerima
informasi kompetensi, materi, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran
yang akan dilaksanakan
|
3 menit
|
b. Kegiatan inti (60 menit)
|
||
No
|
Langkah-langkah
|
Alokasi Waktu
|
1
|
Siswa
membuat kelompok (kelas dibagi menjadi dua kelompok besar
|
5 menit
|
2
|
Siswa bermain pantun, kelompok
satu menyampaikan pantun dan kelompok dua membalas dengan pantun
|
10 menit
|
3
|
Kelompok yang tidak bisa membalas
dengan cepat akan mendapat sanksi sesuai kesepatan
|
5 menit
|
4
|
Siswa
membuat kerangka untuk menulis teks deskriptif, berdasar data yang telah
dibawa dari penugasan sebelumnya
|
5 menit
|
5
|
Siswa
menulis teks deskriptif sesuai susunan teks tanggapan deskriptif
|
15 menit
|
6
|
Siswa membacakan tulisan yang
telah dibuat (sebagian siswa)
|
5 menit
|
7
|
Siswa saling menukarkan tulisannya
untuk dikomentari
|
5 menit
|
8
|
Siswa memperbaiki tulisan sesuai
komentar yang diberikan
|
10 menit
|
c. Kegiatan Penutup (10 menit)
|
||
No
|
Langkah-langkah
|
Alokasi Waktu
|
1
|
Dengan sikap
tanggung jawab, peduli, responsif, dan santun siswa bersama guru menyimpulkan pembelajaran
|
2 menit
|
2
|
Bersama
guru, siswa mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialamiproses pembelajaran
|
3 menit
|
3
|
Dengan sikap peduli,
responsif, dan santun siswa
mendengarkan umpan balik dan penguatan dari guru atas pernyataan mereka
tentang hambatan dalam proses
pembelajaran
|
3 menit
|
4
|
Siswa menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut
pembelajaran
|
2 menit
|
I. Teknik dan Bentuk Instrumen Penenlitian
Teknik
|
Bentuk
|
Pengamatan
sikap
|
Lembar
pengamatan sikap
|
Tes tertulis
|
Tes uraian
|
Tes lisan
|
Penilaian verbal
|
J.
Instrumen
Penelitian
Pengamatan sikap
Lembar pengamatan sikap
No
|
Nama Siswa
|
Religius
|
jujur
|
Tanggung jawab
|
Teliti/kritis
|
santun
|
|||||||||||||||
B
T
|
M
T
|
M
B
|
M
K
|
B
T
|
M
T
|
M
B
|
M
K
|
B
T
|
M
T
|
M
B
|
M
K
|
B
T
|
M
T
|
M
B
|
M
K
|
B
T
|
M
T
|
M
B
|
M
K
|
||
Rubrik Penilaian Sikap
Rubrik
|
skor
|
Sama sekali tidak menunjukkan
usaha sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan
|
BT
|
Menunjukkan sudah ada usaha
sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan tetapi masih sedikit dan belum
konsisten
|
MT
|
Menunjukkan ada usaha
sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan yang cukup sering dan mulai
konsisten
|
MB
|
Menunjukkan adanya usaha
sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan secara terus-menerus dan konsisten
|
MK
|
Tes
Tertulis
Tes
Uraian
1. Berdasar data yang telah kamu
miliki, buatlah kerangkan untuk menulis teks tanggapan deskriptif!
2. Urutkan teks acak tersebut sehingga
menjadi paragraf yang padu, lalu identifikasi susunan teksnya berdasar susunan
teks tanggapan deskriptif!
Tabel susunan teks tanggapan deskriptif
Bagian Teks Tanggapan Deskriptif
|
Kalimat
|
Identifikasi
|
|
Definisi
|
|
Deskripsi
Bagian
|
3. Rubrik Penilaian
KD
|
Indikator
|
Deskriptor
|
Skor
|
Ket.
|
3.3Mengklasifikasiteks hasil
observasi, tanggapan deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita pendek
baik melalui lisan maupun tulisan
|
1) Mengidentifikasi susunan teks deskriptif berdasar
susunan (identifikasi, definisi, deskripsi bagian) teks tanggapan deskriptif
|
- Mampu mengidentifikasi ketiga susunan
teks deskriptif (identifikasi, definisi, deskripsi bagian)
- Mampu mengidentifikasi dua susunan teks tanggapan
deskriptif
- Mampu mengidentifikasi salah satu susunan teks tanggapan
deskriptif
|
3
2
1
|
|
2) Menentukan susunan teks deskriptif berdasar
susunan teks tanggapan deskriptif
|
- Mampu menentukan ketiga susunan teks deskriptif (identifikasi,
definisi, deskripsi bagian)
- Mampu menenetukan dua susunan teks tanggapan deskriptif
- Mampu menenetukan salah satu susunan teks tanggapan
deskriptif
|
3
2
1
|
||
4.2 Menyusunteks hasil observasi, tanggapan
deskriptif, eksposisi, eksplanasi, dan cerita pendek baik secara lisan maupun
tulisan
|
1) Mengurutkan teks deskriptif acak berdasar susunan teks
tanggapan deskriptif
|
- Mampu mengurutkan teks berdasar ketiga susunan
teksdeskriptif (identifikasi, definisi, deskripsi bagian)
- Mampu mengurutkan teks berdasar ketiga susunan teks
deskriptif tetapi kurang tepat
- Mampu mengurutkan teks berdasar ketiga susunan teks
deskriptif tetapi tidak tepat sama sekali
|
3
2
1
|
|
2) Menulis teks deskriptif sesuai susunan teks
tanggapan deskriptif
|
- Mampu menulis teks hasil observasi berdasar
ketiga susunan teks deskriptif (identifikasi, definisi, deskripsi
bagian)
- Mampu menulis teks tanggapan deskriptif hanya
mencakup dua susunan teks deskriptif
- Mampu menulis teks tanggapan deskriptif hanya
mencakup salah satu susunan teks tanggapan deskriptif
|
3
2
1
|
Lampiran teks
Pantun Indonesia
Pantun merupakan tradisi lisan yang
masih bertahan di beberapa daerah di Indonesia, khususnya daerah yang berbudaya
Melayu. Pantun digunakan sebagai alat untuk bersosialisasi. Kegiatan seni
berbalas pantun dilakukan pada upacara-upacara adat yan mempunyai nuansa
Melayu.
Keseluruhan bentuk pantun berupan
sampiran dan isi. Sampiran terletak pada baris pertama dan kedua biasanya tidak
berhubugan secara langsung dengan bagian kedua. Baris ketiga dan keempat ialah
bagian isi yang merupakan tujuan dari puisi tersebut. Sejumlah baris yang
selalu genap merupakan satu kesatuan yang disebut bait/kuplet. Setiap baris
terdiri atas empat kata yang dibentuk dari 8—12 suku kata (umumnya 10 suku
kata). Persajakan antara sampiran dan isi selslu paralel (ab-ab)
Berdasarkan bentuk/jumlah baris tiap
bait, pantun dibedakan menjadi pantu biasa, pantun kilat, pantun
berkait, dan talibun. Pantun biasa adalah pantun yang terdiri atas
empat baris tiap bait. Pantun kilat/karmina adalah pantun yang
hanya tersusun atas dua baris. Pantun berkait merupakan pantun
yagn tersusun secara berngakai, saling mengait antara bait pertama dan bait
berikutnya. Talibun adalah pantun yagnn tediri atas lebih dari
empat baris, tetapi selalu genap jumlahnya.
Berdasarkan isinya, pantung
dibedakan menjadi pantun anak-anak (pantung bersuka cita, pantun berduka cita),
pantun muda (pantun perkenalan, pantun berkasih-kasihan, pantun perceraian,
pantun beriba hati, pantun dagang), pantun tua (pantun nasihat, pantun adat,
pantun agama), pantun jenaka, dan pantun teka-teki.
1.
Setelah membaca teks tersebut, sekarang coba jawab
pertanyaan berikut!
a.
Apakah pantun itu?
b.
Seperti apakah bentuk pantun itu?
c.
Apa saja jenis pantun berdasarkan bentuk?
d.
Apa saja jenis pantun berdasarkan isi?
Teks acak
No
|
Kalimat
|
Pantun adalah puisi Melayu asli
yang sudah mengakar lama di budaya masyarakat. Pantun salah satu jenis karya
sastra yang lama.
|
|
Pantun kilat/ karmina adalah pantun yang hanya
tersusun atas dua baris
|
|
Sampiran terletak pada baris
pertama dan kedua dan biasanya tidak berhubungan secara langsung dengan
bagian kedua
|
|
Pantun berkait adalah pantun yang tersusun secara
berangkai, saling mengait antara bait pertama dan bait berikutnya
|
|
Berdasarkan isinya, pantun
dibedakan menjadi pantun pantun anak-anak (pantung bersuka cita, pantun
berduka cita), pantun muda (pantun perkenalan, pantun berkasih-kasihan,
pantun perceraian, pantun beriba hati, pantun dagang), pantun tua (pantun
nasihat, pantun adat, pantun agama), pantun jenaka, dan pantun teka-teki.
|
|
Keseluruhan bentuk pantun berupa
sampiran dan isi
|
|
Berdasarkan bentuk/jumlah
baris tiap bait, pantun dibedakan menjadi Pantun biasa, yaitu
pantun yang terdiri dari empat beris tiap bait
|
|
Talibun adalah pantun yang terdiri lebih
dari empat beris tetapi selalu genap jumlahnya, separuh merupakan sampiran,
dan separuh lainnya merupakan isi
|
|
Sejumlah baris yang selalu genap
yang merupakan satu kesatuan disebut bait/kuplet
|
|
Setiap baris terdiri atas empat
kata yang dibentuk dari 8—12 suku kata (umumnya 10 suku kata)
|
|
Kegiatan seni berbalas pantun
dilakukan pada upacara-upacara adat yang mempunyai nuansa Melayu
|
|
Pantun digunakan sebagai alat
untuk bersosialisasi
|
|
Persajakan antara sampiran dan isi
selalu paralel (ab-ab)
|
|
Baris ketiga dan keempat ialah
bagian isi yang merupakan tujuan puisi tersebut
|
|
Pantun merupakan tradisi lisan
yang masih bertahan di beberapa daerah di Indonesia, khususnya daerah yang
berbudaya Melayu
|
2.
Susun dan bacakanlah
hasil kerjamu secara bergantian di dalam kelompok.
3.
Untuk lebih
memahami isi yang ada di dalam pantun Indonesia tersebut, coba kamu jawab
pertanyaan berikut secara berkelompok!
a.
Berapa larik
yang ada dalam bait pantun?
b.
Satu larik
pantun terdiri atas berapa kata?
c.
Satu larik
pantun terdiri atas berapa suku kata?
4.
Isilah kalimat
berikut dengan konjungsi dan, tetapi,
atau atau!
a.
Ketika pantun
telah kehilangan roh untuk menghidupkan kata, pantun tidak lagi berfungsi
sebagai penuntun kehidupan, ... sekadar hiburan belaka.
b.
Lazimnya pantun
terdiri atas empat larik (... empat baris bila dituliskan) dan bersajak akhir
dengan pola a-b-a-b (tidak boleh a-a-a-a, a-a-b-b, ... abba).
c.
Bentuk pantun
terdiri atas dua bagian, sampiran ... isi.
d.
Sampiran adalah
dua baris pertama, kerap kali berkaitan dengan alam ... mencirikan budaya
agraris masyarakat pendukungnya, ... biasanya tak punya hubungan dengan baris
kedua yang disebut isi yang menyampaikan maksud tujuan.
Lembar Jawaban
1.
a. Pantun merupakan tradisi lisan yang masih bertahan di
beberapa daerah di Indonesia, khususnya daerah yang berbudaya Melayu.
b. Keseluruhan bentuk pantun berupan
sampiran dan isi. Sampiran terletak pada baris pertama dan kedua biasanya tidak
berhubugan secara langsung dengan bagian kedua. Baris ketiga dan keempat ialah
bagian isi yang merupakan tujuan dari puisi tersebut.
c. Berdasarkan bentuk/jumlah baris tiap
bait, pantun dibedakan menjadi pantu biasa, pantun kilat, pantun
berkait, dan talibun.
d. Berdasarkan isinya, pantung
dibedakan menjadi pantun anak-anak (pantung bersuka cita, pantun berduka cita),
pantun muda (pantun perkenalan, pantun berkasih-kasihan, pantun perceraian,
pantun beriba hati, pantun dagang), pantun tua (pantun nasihat, pantun adat,
pantun agama), pantun jenaka, dan pantun teka-teki.
2.
Susunan urutan
kalimat berdasarkan nomornya adalah:
1
|
11
|
6
|
12
|
15
|
5
|
10
|
13
|
8
|
9
|
4
|
3
|
14
|
7
|
2
|
3.
a. bait dalam
pantun terdiri atas empat larik
b.
satu larik pantun terdiri atas empat kata
c.
satu larik pantun terdiri atas 8—12 suku kata (umumnya 10 suku kata)
4.
a. tetapi
b.
atau, atau
c.
dan
d. dan, tetapi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar